karena kondisi yang mengharuskan aku mencintainya.........,
karena dia ibu dari anak2ku.


Ketika aku menikahinya, aku tetap tidak tahu apakah aku sungguh2 mencintainya...............
Aku hanya tidak ingin menyakiti perasaannya............................
.................aku sebenarnya kecewa, tapi aku tidak sanggup mengatakan padanya
Awalnya , beberapa respon ku tanggapi biasa, tapi ketika sampai ada yang merespon melalui sms atas postingan lama ku
di Multiply (klik disini) yang sengaja
ku publish di FB (disini), adi tergerak untuk baca lagi, karena mata sudah jenuh didepan layar, jadi aku cetak, untuk dibaca sambil tidur tiduran.
Diawal tulisan, masih merasa tidak ada yang istimewa, kesannya hanya cerita biasa buat ngingetin wanita yang berstatus istri untuk lebih "waspada" terhadap suami.
Tapi ketika membaca kalimat diatas..tiba tiba....

kalimat yang bener bener "jantan', maksudnya....laki laki lebih banyak menggunakan logika, terkadang perasaan menjadi nomor dua, dan jika ini digunakan dalam membina keluarga, ya begini nih jadinya....
Dan mungkin ini juga yang mendorong munculnya perselingkuhan.....
Secara logika " Istri tidak dirugikan, toh suami tetap berusaha membahagiakan" selama istri tidak mengetahui apa yang ada dipikiran suamiPertanyaannya untuk suami :
Apa bener bisa konsisten membahagiakan istri kalau tanpa perasaan? 
. Dia berhasil membuka password email Papa nya, dan memanggilku, "
Mama, mau lihat surat papa buat tante Meisha ?"

Well, ini warning buat suami maupun istri
Secara umum semua orang pasti sudah mengenal kalimat ini
"Sebaik baik kita menyimpan bangkai, baunya pasti ketahuan"
Jaman seperti sekarang, dunia maya gampang sekali di bobol, sudah banyak situs situs perusahaan ternama yang dibobol,
masih bisa bilang "beruntung" kalau yang menemukan passwordnya keluarga sendiri, bagaimana jika ternyata orang lain yang mengetahui, kemudian disebarkan luaskan ??
Dia boleh mendapatkan seluruh hartaku dan tubuhku, tapi tidak jiwaku dan cintaku
Pesan bagi istri :
se-cuek apapun laki laki....ternyata ada sisi romantisnya
Aku merasa diatas angin, ketika kamu hanya diam dan menuruti keinginanku.....
Aku sering marah, ketika kamu asyik bekerja, dan tidak memperdulikan aku.
aku membanting hadiah jam tangan dari seorang teman kantor dulu 
hmmm....buat galo galo, suami atau istri :
be carefull dengan pasangan yang keliatan sabarjangan terus semena mena ya......
Engkau mulai terasa hangat, namun tetap saja aku tidak pernah melihat cahaya cinta dari matamu untukku, seperti aku melihat cahaya yang penuh cinta itu berpendar dari kedua bola matamu
Again , buat suami atau istri,
jika pasangan yang mulai berubah, mesti dipertanyakan "beneran berubah, atau menutupi sesutu?"tapi yang pasti, mata tidak bisa berbohong......
. Meskipun dulu sering marah2 kepadaku, tapi aku selalu menyayanginya
Nah, peribahasa
"kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah", nggak selamanya berlaku, sebandel bandelnya anak....dia juga menyayangi orangtuanya.....jadi, kalo lagi marah ingat, jangan berlebihan......
Sejak itu, aku menulis surat hampir setiap hari untuk suamiku. Surat itu aku simpan diamplop, dan aku letakkan di lemari bajuku, tidak pernah aku berikan untuknya.

Ini dia....
.Komunikasi.....satu hal yang sering dilupakan, terkadang kita
mengharapkan orang lain mengerti apa yang kita mau, tapi kita
tak pernah memberitahukan apa yang kita mau sebaliknya,
terkadang
kita mendengar tapi hanya sekedar mendengar
tanpa mau tahu apa yang kita dengar......
Kadang kita baru menyadari mencintai seseorang, ketika seseorang itu telah pergi meninggalkan kita

Thats the point :
Terkadang kita baru inget mo menyikat gigi setelah gigi kita sakit, atau kita baru menyadari betapa murahnya udara ketika kita pilek dan susah untuk bernafasPenyesalan...... saya paling tidak suka dengan kalimat "penyesalan itu pasti datang belakangan", kalimat yang nggak perlu diucapkan...karena sudah pasti kata "penyesalan" itu adanya setelah kejadian....
So, kenapa harus menunggu ditinggalkan....
besok aku akan 
kenapa harus besok......???? now is time to changes....
CHANGES OR LOOSE...kata bang
Arvan Pradiansyah "
If you want to be Happy, be happy NOW " renungan lewat tengah malam,